Polresta Bandar Lampung Dukung Instruksi Gubernur, Terapkan Kamis Beradat

Polresta Bandar Lampung Dukung Instruksi Gubernur, Terapkan Kamis Beradat

Bandar Lampung — Polresta Bandar Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap instruksi Gubernur Lampung mengenai pelaksanaan program Kamis Beradat di lingkungan pemerintahan, pendidikan, serta masyarakat luas.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, saat memimpin apel pagi pada Kamis (29/1/2026).

Sebagai tindak lanjut, Kapolresta memerintahkan seluruh jajaran untuk turut menjalankan kebijakan tersebut, salah satunya melalui penggunaan bahasa Lampung di lingkungan kantor, serta mengenakan batik Lampung, khususnya bagi petugas pelayanan publik setiap hari Kamis.

“Kami berharap seluruh personel mendukung penuh pelaksanaan Kamis Beradat sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan budaya daerah,” ujar Kombes Pol Alfret.

Menurutnya, program Kamis Beradat tidak hanya sebatas penggunaan atribut adat atau pakaian tradisional, melainkan juga menjadi sarana pembelajaran dan penguatan identitas budaya Lampung.

“Kamis Beradat bukan hanya tentang penggunaan atribut adat, tetapi juga sebagai media pembelajaran budaya. Harapannya nilai-nilai luhur adat Lampung dapat terus dilestarikan,” tambahnya.

Kapolresta menilai penerapan budaya lokal di lingkungan kerja akan menumbuhkan rasa bangga terhadap jati diri daerah sekaligus mempererat persatuan masyarakat Lampung yang majemuk.

“Filosofinya seperti kita kembali ke akar. Kita menjiwai hal tersebut dalam pelaksanaan tugas. Harapannya budaya, paling tidak bahasa Lampung, tidak hilang dan bisa berjalan secara berkelanjutan,” kata Alfret.

Ia juga menekankan bahwa penggunaan batik Lampung bukan hanya identitas visual, namun merupakan bentuk nyata dukungan Polresta terhadap pengembangan produk budaya lokal.

Program Kamis Beradat sendiri merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur Lampung (Ingub) Nomor 4 Tahun 2025 tentang pelaksanaan Kamis Beradat di lingkungan pemerintahan dan instansi vertikal di Provinsi Lampung.

Melalui implementasi kebijakan ini, Polresta Bandar Lampung berharap dapat menjadi contoh bagi instansi lainnya dalam menjaga, melestarikan, serta mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berkarakter budaya.

Tulis Komentar anda